Selasa, 18 Juni 2013

Share untuk rekan


Sekedar mengingatkan kepada rekan-rekan Ikrisma

Komitmen awal Ikrisma dalam hal pilkades ialah

Menerima semua kandidat /cakades yang ingin bersilaturrachim dengan Ikrisma siapa pun, apa lagi ada tiga nama yang sudah memberikan konfirmasi kehadirannya kepada Pembina, yaitu Kadarisman/Ris, (sudah) ,Sutrisno/Tris  (belum) dan Nuraida.

Semua calon akan kita coba untuk memberikan presentasi program kerjanya lalu kita ambil yang terbaik untuk selanjutnya kita sodorkan semacam MOU (memorandum of understanding).

Sebagai pengurus sepertinya saya melihat hal yang janggal, yakni ke tidak adilan kepada kandidat yang lain yang juga menghormati Ikrisma , yang diwujudkan dengan kesediaan mereka bersilaturrahmi  dengan Ikrisma, hanya mungkin karena waktunya masih lama mereka tidak terburu-buru.

Tapi pekan-pekan ini Ikrisma seperti digiring kepada salah satu calon saja, bahkan boleh jadi telah terbentuk opini di masyarakat “bahwa Ikrisma telah mendukung salah satu kandidat,dengan di uploadnya foto-foto beberapa pengurus bersama salah satu kandidat dengan ekspresi face yang menunjukkan dukungan penuh, di forum FAPG, yang juga disertai dengan redaksi kalimat berupa ungkapan dukungan, Padahal di internal Ikrisma belum ada rapat dukung mendukung.

Saya pernah mengingatkan semakin banyak kandidat yang bertarung, semakin sulit memetakan jumlah mayoritas suara, menurut saya memilih adalah masalah aspirasi, dan aspirasi adalah masalah hati, siapa yang bisa menjamin si A. Akan mencoblos apa karena di saat itu konstituen akan lebih memilih kandidat yang secara emosional mempunyai hubungan dekat, baik karena saudara, teman, tetangga maupun merasa berhutan jasa.
Menang kalah itu biasa, bahkan kalah pun itu hal yang mulia nila diterima secara sportif , namun bukan di situ letak masalahnya, masalahnya ialah bila kandidat yang di usung Ikrisma kalah yang dipertaruhkan ialah inner bauty atau pomor Ikrisma, yakni,kalau kandidat yang di usung Ikrisma kalah itu artinya “Ikrisma sepertinya sudah tidak punya nyali lagi, atau sudah tidak bertaji lagi.. (Maaf walaupun sebenarnya tidak apa-apa sekaligus menguji loyalitas masyarakat kepada Ikrisma)

Adapun hal lain lagi, kita kan sedang fokus kepada renovasi total masjid , yang donaturnya terdiri dari semua lapisan dan golongan masyarakat, saya khawatir kalau Ikrisma berlaku tidak adil akan membawa efek yang kurang baik,. Karena pasti tiap donatur punya aspirasi pilihan sendiri .
Sekali lagi mohon di baca untuk sekedar tausiah demi kebaikan Ikrisma, dan tolong hal ini jangan di salah artikan, toh saya sendiri sudah menyatakan netral.




Silahkan baca artikel lainnya yang terkait dengan pos di atas

0 komentar:

Posting Komentar

:a   :b   :c   :d   :e   :f   :g   :h   :i   :j   :k   :l   :m   :n   :o   :p   :q   :r   :s   :t

Tinggalkan kesan anda di sini