Ketua dan Sekretaris

Sebuah organisasi tidak akan maju tanpa adanya kerja sama dan tanggung jawab, tokoh sentral dan desain tak ada artinya tanpa dukungan semua person

Rapat Ikrisma dengan Masyarakat

Ikrisma selalu terdepan dalam menangani masalah masyarakat yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah lokal

Divisi Sosial

Armada Ambulan yang dikelola oleh divisi Sosial telah banyak membantu meringankan beban Masyarakat saat tertimpa musibah

Santai usai Taklim

Menyempatkan waktu disela sela kesibukan untuk Taklim, bahkan tetap memberi ruang untuk santai sambil membicarakan Ikrisma ke depannya.

Suasana Pantai Desa Bringsang

Tepi pantai yang anggun di pesisir desa Bringsang membuat aku rindu kampung halaman

Sabtu, 15 Februari 2014

penjelasan tentang logo

Mungkin ada yang bertanya tentang logo Ikrisma, apa maknanya?

Logo Ikrisma pada awalnya ada gambar al-Qur,an terbuka di atas nama, namun pada perkembangannya logo tersebut  dihilangkan  seperti yang kita pakai sekarang.

Saya sebagai sekretaris mengajukan logo tersebut pada waktu pertemuan yang ke tiga, tentunya setelah terbentuknya pengurus organisasi dengan nama “IKRISMA yang di sarankan oleh Sdr. H. Azis.
Logo, simbol  atau lambang merupakan cerminan atau jati diri, dalam hal ini jati diri organisasi.

Berikut ini saya sampaikan makna dari logo organisasi kita.

Globe atau bola dunia merupakan visi , artinya ke depannya kita berharap Ikrisma menjadi organisasi besar yang mendunia , mungkin ini terlalu muluk tapi optimis itu harus , seperti kata soekarno “gantungkan cita citamu setinggi langit. ‘Artinya : bila langit tak tercapai setidaknya kita dapat menggapai awan , mesti kita juga harus realistis. Tapi dengan cita-cita tinggi yang menjadi visi, akan membuat setiap person berusaha mengumpulkan sebanyak mungkin energi.

Dunia juga merupakan simbol, bahwa ikrisma adalah organisasi terbuka, Inklusif tidak eksklusif atau tertutup , Ikrisma terbuka untuk siapa saja, tidak didasarkan pada strata sosial apapun, bahkan lintas etnis.

Kemudian ada ungkapan yang mengikuti lingkar logo  “ berpegang teguhlah kepada tali Allah, dan sesungguhnya orang mukmin bersaudara, merupakan jalan untuk mencapai visi , yakni  dengan menjalin kerja sama bergandengan tangan dan saling melengkapi serta saling mengerti dalam segala hal sehingga terbentuk komunitas perantau yang sejahtera  di dalam segala profesinya, tentunya di dasari dengan keyakinan kita sebagai seorang muslim.

Adapun warna hijau, merupakan simbol dari azas organisasi , yakni Islam.

Di bawah logo , merupakan kepanjangan dari Ikrisma, artinya Ikrisma dalam menerapkan manajemennya terbuka (open manajemen), terutama yang berkaitan dengan pengelolaan dana, baik dari masyarakat maupun kas anggota.

Kini ikrisma telah mengabgret statusnya dari ormas reguler ke yayasan tentunya sebagai konsekwensinya , ada struktur yang harus dilengkapi, dan jabatan tertinggi bukan lagi ketua sebagaimana ikrisma dahulu, melainkan jabatan tertinggi ada pada dewan pendiri.

Sekedar diketahui di antara tahun 2009 s/d 2012 yayasan diwacanakan oleh kehakiman akan dipisah dengan lembaga pendidikan, karena secara umum lembaga pendidikan lebih berorientasi profit, adapun yayasan lebih fokus kepada aksi sosialnya,  Sehingga antara tahun tersebut yayasan yang baru dibentuk hanya sampai pada dewan pembina, namun pada tahun 2013 kembali kepada format awal  yakni yang tertinggi ada pada dewan pendiri.

Mengenai pemilihan ketua sebagai  pengurus yayasan ada dua cara.

Pertama : bila disepakati bahwa “ Kewenangan mutlak apa pada pihak pendiri maka pengangkatan ketua hanya tinggal menunjuk/penunjukan oleh musyawarah badan pendiri.

Kedua : badan pendiri merekomendasikan beberapa kandidat untuk dipilih oleh mayoritas anggota, baik melalui panitia pemilihan maupun langsung oleh forum yang ada.

Dan sebagai sekretaris saya menggiring kepada cara kedua, karena Ikrisma hampir dalam segala aktivitasnya di kerjakan secara kolektif, yakni adanya tim yang bergerak atas hasil musyawarah.

Dengan demikian maka hasil pemilihan kemarin yang dihadiri oleh mayoritas anggota dan pengurus serta di tutup oleh laporan bertanggung jawaban (secara lisan) oleh ketua yang lama, sudah sah .

Sekarang kita akan melaksanakan baksos yang general persiapannya sudah 80 %, dan bakso ini adalah instruksi dari ketua badan pendiri, yang segera ditindak lanjuti oleh divisi sosial,ini artinya system telah mulai berjalan dengan baik dan prosedural, tinggal tekhis  selanjutnya lebih disempurnakan agar lebih profesional.
Ada PR  besar lagi  bagi Ikrisma yang perlu penanganan extra, yakni pembangunan Masjid yang dalam perjalanannya menelan biaya tak terduga dari target awalnya.

Yang terakhir, tolong jangan habiskan energi kita hanya untuk masalah internal. Kita fokuskan kepada ,”apa yang harus kita lakukan agar layak disebut sebagai sebuah organisasi yang berpengalaman.

Selasa, 04 Februari 2014

PEMILIHAN KETUA BARU


Dengan mengucap syukur al-hamdulillah , bertempat di masjid raya Al-Fudholah beting bertepatan dengan 26 Januari 2014 atau 24 Rabiul Awwal 1435 H. dimulai dari jam 13.30 dilanjut setelah shalat Ashar s/d jam 17.00 dan dihadiri oleh lebih dari 85 % anggota telah terpilih susunan atau struktur pengurus yayasan Ikrisma yang baru dengan masa kerja 5 tahun yakni dimulai dari terpilihnya pada bulan Januari 2014 sampai dengan bulan yang sama tahun 2019.

struktur baru ini sudah dianggap mengakomodasi aspirasi reka-rekan pengurus dan anggota yang sebelumnya telah dimulai dengan bergugurannya kandidat kandidat lain, baik karena mengundurkan diri maupun karena tidak ingin ada rangkap jabatan dalam tubuh organisasi.

ke depannya nanti diharapkan Ikrisma mampu menjawab tantangan yang lebih komplex, dengan gerbong kereta organisasi yang dimasinisi oleh ketua yang baru.
banyak PR yang belum diselesaikan dan menjadi beban di pundak pengurus yang baru, dan diharapkan beban tersebut ibarat benang kusut dapat terurai dengan kolaborasi yang apik dari semua jajaran pengurus dan anggota.

diantara beban yang cukup berat diantaranya pembangunan Masjid yang belum rampung, dimana para donaturnya masih loyal terhadap pengurus yang lama, meskipun faktanya tidak ada friksi dalam pergantian pengurus, apalagi regenerasi sudah lama diusulkan oleh ketua, bahkan ketua yang lama duduk diposisi tertinggi, yakni ketua badan pendiri.

selanjutnya konsolidasi yang sering terlihat rapuh, juga kebutuhan organisasi akan adanya tempat tinggal atau kantor sekertariat sudah merupakan hal yang sangat mendesak direalisasikan.
dan banyak lagi PR PR lanjutan , dan yang tidak kalah penting ialah netralitas organisasi dalam pesta rakyat desa atau PILKADES.

semoga dengan terpilihnya pengurus terutama ketua yang baru dan masih muda serta enerjik, dapat menghadirkan suasana yang ideal untuk Ikrisma layak disebut sebagai organisasi yang sudah mapan.

Wallau a'lam bissawab.




kapan imam memulai kalau jamaah masih ribut


Kita juga sedang berperang, berperang melawan keterbelakangan kita , keterbelakangan dalam wawasan , keterbelakangan dalam intelektual.
kita juga berperang melawan egoisme hati
kita juga berperang ,agar dapat menghadirkan kebersamaan
kita juga berperang , meraih kesejahteraan agar dapat dipersembahkan kepada saudara-saudara kita
yang tidak beruntung.
Senjata kita adalah ghirah atau semangat
Motoriknya adalah kebersamaan
Nilai tawarnya adalah ‘ezzah atau wibawa
Skenarionya tertuang dalam ADART
Kita berperang sekian lama, hingga melewati masa kritis
Bahkan melewati seleksi alam
Maka tentunya, mestinya yang masih ada adalah yang paling kuat
Bukan kuat menahan nafas hingga tidak tergilas
Tapi kuat yang sebenarnya adalah yang tetap exis memberi input.
Bersama dalam bingkai organisasi.
Bersama berperang mencapai visi, agar sejahtera bersama-sama.
Organisasi adalah satu kesatuan, satu paket.
Rapatkan kaki, lekatkan pundak-pundak kita, rapatkan barisan.
Bila salah satu bicara , yang kedua menegur, yang ketiga berkata “berisik.

Lalu kapan imam mau memulai ?..